Lebih Baik Mana Antara Beli Rumah Tapak Vs Beli Apartemen ?

Lebih Baik Mana Antara Beli Rumah Tapak Vs Beli Apartemen ?

Sering sekali kita dibingungkan dengan lebih baik mana antara beli rumah tapak vs beli apartemen, karena menurut kamu keduanya adalah pilihan yang bagus, sehingga kamu semakin sulit lagi dalam menentukan pilihan.

Bahkan tidak jarang juga orang yang masih menahan-nahan dalam membeli hunian karena masih kebingungan dalam memilih keputusan antara rumah dan apartemen, berniat untuk mencari yang terbaik, alih-alih malah membuat harga property menjadi semakin melambung.

Memang bukan perkara yang mudah untuk menentukan hunian apa yang akan kita beli dan kita tinggali, karena ini semua mencakup dengan nilai uang yang besar, dan tidak jarang nilainya bisa hingga miliaran rupiah.

Meski bukan hal yang mudah untuk diputuskan, ada baiknya juga jika kita segera memutuskan keputusan antara membeli rumah tapak ataupun apartemen, karena semakin kita terlalu lama berpikir panjang, maka kita akan dihadapkan dengan kenyataan yang tidak mengenakan karena harga property yang terus naik setiap harinya akan membuat pengeluaran kita menjadi lebih besar lagi untuk memiliki sebuah unit hunian.

Melihat permasalahan ini tim dari Desain Rumah mencoba memberikan sedikit solusi dari lebih baik mana antara beli rumah tapak vs beli apartemen, yuk tidak perlu lagi panjang lebar, langsung saja lihat ulasan dibawah ini.

 

Hak Kepemilikan

Hak kepemilikan menjadi pertimbangan yang sangat berat untuk menentukan antara rumah tapak dan apartemen. Jika kita menentukan untuk membeli rumah maka kita akan mendapatkan SHM atau sertifikat hak milik sedangkan apabila kita membeli sebuah unit apartemen, maka kita hanya akan mendapatkan sertifikat HGB atau hak guna bangunan yang bermasa 20 tahun, dan wajib untuk diperbaharui setiap 20 tahun sekali dengan berbagai persyaratan.

 

Pemeliharaan dan Keamanan

Memang fasilitas dan keamanan di apartemen tergolong sangat mewah dan terjamin, tapi perlu kita sadari bahwa tinggal diapartemen setiap bulannya kita akan di charge dengan sejumlah uang maintenance, sebagai uang perawatan hunian apartemen.

Berbeda dengan hunian rumah tapak yang setiap bulannya kita tidak perlu membayar uang maintenance yang terkadang tidak sedikit jumlahnya, dari segi keamanan juga tidaklah terlalu buruk, karena umumnya kita akan bertetanggaan dengan warga sekitar perumahan, yang siap membantu apabila sewaktu-waktu terjadi masalah.

 

Sisi Investasi

Sebuah hunian selain berfungsi sebagai media tempat tinggal juga berfungsi sebagai media investasi, dimana harga properti yang selalu menjulang naik setiap tahunnya membuat kita harus berhati-hati dalam menentukan hunian kita.

Apabila kita membeli rumah, tentu ini akan sangat menguntungkan di masa yang akan datang, karena seperti yang kita ketahui bahwa harga tanah dan properti bangunan nilainya selalu naik dan tidak pernah turun.

Sedangkan apabila kita membeli hunian apartemen nilainya kemungkinan memang akan naik, namun tidak sesignifikan jika dibanding dengan rumah tapak, dan masa penjualannya juga tergolong rumit, karena pada umumnya rumah tapak akan lebih mudah untuk masuk kepasaran ketimbang hunian apartemen.

 

Lingkungan

Untuk orang yang tidak gemar bersosialisasi mungkin hunian apartemen merupakan pilihan tepat untuk kamu, namun berbeda apabila kamu adalah seseorang yang ingin menjalin hubungan sosial bersama para tetangga, rumah tapak merupakan hunian yang tepat bagi orang yang gemar bersosialisasi.

Karena sejatinya tinggal diapartemen sangatlah berbeda dengan kita tinggal dirumah tapak, karena apabila kita tinggal di apartemen kita harus mentaati tata tertib yang berlaku oleh pihak manajemen apartemen, kita juga tidak bisa bebas bersosialisasi seperti dirumah tapak.

Selain itu, hunian apartemen tentunya sudah memiliki luas yang sudah tetap, dan tidak akan pernah bisa berubah, berbeda dengan rumah tapak yang bisa kita bangun kapan saja kita mau.

 

Nah, kira-kira sampai sini kamu sudah mendapatkan gambaran antara mana yang lebih baik, rumah tapak atau hunian apartemen ? sekiranya juga kamu bisa mengenali aspek kebutuhan dan tujuan sebelum menentukan unit hunianmu, karena semua itu berbalik lagi pada segi kebutuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *